Tuesday, October 23, 2018

SKEMA PENENTUAN ALAMAT IP

  Tam       Tuesday, October 23, 2018


Setelah membahas tentang IP Address , kita akan membahas tentang skema penentuan sebuah alamat IP.


IP Address terbagi menjadi dua, yaitu Network ID dan Host ID. Network ID berfungsi menentukan alamat dalam jaringan, sementara host ID berfungsi menentukan alamat dari peranti jaringan yang sifatnya unik dan tidak sama antara satu perangkat dengan perangkat lain.

Lebih mudahnya, network ID ibaratnya adalah jalan. Sedangkan host ID adalah nomor rumah.

Umumnya IP Address terbagi menjadi lima kelas. Antara lain class A, B, C, D dan E. Silakan simak tabel di bawah ini.

Dari kelima kelas di atas, yang lazim digunakan adalah kelas A-C. Pada setiap kelas, angka pertama dan terakhir tidak dianjurkan untuk digunakan. Sebab biasanya dipakai sebagai valid host ids.

Contohnya, pada kelas A yang tidak disarankan dipakai adalah 0 dan 127, kelas B 128 dan 192 dan kelas C 191 dan 224 ini biasanya dipakai sebagai loopback address.

Alamat network ID dan host ID tidak boleh semuanya 0 atau 1 karena jika seluruh angka adalah angka biner maka alamat tersebut menjadi floaded broadcast.

Masing-masing kelas IP address mempunyai jumlah network dan host ID yang berbeda-beda. Supaya lebih jelas silakan simak tabel berikut.


Agar lebih jelas dalam menentukan kelas IP address, silakan lihat gambar di bawah ini.



Pada kelas A 8 oktet pertama menjadi alamat network. Sementara 24 bits sisanya adalah alamat untuk host yang bisa dipakai. Dengan begitu host yang bisa digunakan dalam kelas ini adalah:

(2^24) – 2 = 16.777.214 host

“-2” di atas maksudnya adalah alamat loopback yang tidak dapat kita gunakan.

Lalu untuk kelas B menggunakan 16 bit pertama sebagai network, sedangkan sisanya bertugas sebagai address. Dua oktet sisanya (16 bits) dipakai untuk alamat, yang artinya dalam kelas B jumlah host yang bisa digunakan sebanyak:

(2^16) – 2 = 65.534 host

Sementara pada kelas C network yang tersedia lebih banyak, yakni 24 bit. Sedangkan 8 bit sisanya dipakai sebagai host. Maka host yang bisa kita manfaatkan:

(2^8) – 2 = 254 host


Menghitung Subnetting IP Address

Subnet Mask Tiap Kelas

Mari kita bahas cara menghitung IP Address. Contohnya saya mempunyai IP Address 192.167.31.18/28. Seperti yang dapat dilihat, IP Address tersebut masuk dalam kategori kelas C dengan subnet mask 255.255.255.240

Langkah pertama adalah mencari total IP Address yang satu jaringan dengan 192.167.31.18/28


2^(32-28)
2^4=16 IP


Langkah kedua adalah mencari IP Network


18/16=1,125
1*16=16
IP NETWORK=192.167.31.16

Langkah ketiga adalah mencari IP Broadcast


16+16-1= 31
IP BROADCAST=192.167.31.31

Langkah keempat adalah mencari  range IP Host


Maka alamat IP yang bisa digunakan yaitu antara 192.167.31.17 sampai dengan 192.167.31.30, kecuali alamat 192.167.31.18 karena telah digunakan di awal.


REFERENSI:

http://carasiumi.com/cara-menghitung-ip-address/

Prepository-Universitas Kanjuruhan Malang (2013, Maret 13). Jaringan Komputer. Retrieved Oktober 13, 2018, from prepository.unikama.ac.id

http://www.kuliahkomputer.com/2018/07/cara-mudah-menghitung-subnetting-ip.html
logoblog

Thanks for reading SKEMA PENENTUAN ALAMAT IP

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment